6 Jenis Model Celana Sirwal Modern yang Laris Dipasaran

Mungkin saja beberapa besar Anda masih tetap belum juga tau Apakah itu Sirwal? Baiklah pada artikel ini saya coba memperkenalkan sirwal atau celana cingkrang

Pengertian Celana Sirwal
Celana Sirwal yaitu celana yang memiliki ciri – ciri lebar/gombrong (tidak sempit) serta mempunyai panjang pada betis hingga di atas mata kaki. Digunakan oleh laki – laki di Indonesia untuk beragam kegiatan baik acara resmi ataupun non resmi. Celana Gombrong ini mempunyai banyak jenis mulai sirwal umum hingga sirwal kantor.

Kenapa mesti menggunakan sirwal?
gunakan sarung dapat juga kok bila sholat, bebrapa bisa kok tak ada yang melarang tapi jadi satu argumen yang logika saat kita melancong atau bekerja hingga bila kita ingin sholat tidak mesti gunakan repot mencari sarung, karna kadang-kadang syaitan laknatullah juga menggoda ” telah tak ada sarung gak usah sholat atau kelak saja sholatnya tungggu dirumah jika ada sarung baru sholat ” menundanya sampai pada akhirnya meninggalkannya

6 Jenis Model Celana Sirwal Modern yang Laris Dipasaran

 

6 Jenis Model Celana Sirwal Modern yang Laris Dipasaran

Sejarah Celana Sirwal
Sirwal yaitu type celana yang telah ada mulai sejak jaman dulu, Menurut Wikipedia celana cingkrang ini dahulunya banyak digunakan di negara – negara muslim seperti Arab saudi, Turki serta negara – negara muslim yang lain di timur tengah. Celana Sirwal juga dipakai oleh beberapa orang-orang pedesaan di Yunani, sebagian negara balkan yang dahulu dipengaruhi dengan kesultanan ottoman dan orang-orang di daerah India utara.

Di Indonesia celana ngatung sejenis dengan sirwal banyak digunakan oleh orang-orang mulai sejak dahulu seperti celana baju betawi, celana beladiri, celana tukang sate, dan lain-lain. Kurang di ketahui mulai sejak kapan celana jenis sirwal ini hingga ke Indonesia.

 

6 Model Celana Sirwal Yang Ada Di Market

1. Celana Sirwal umum : Celana sirwal umum yaitu type celana cingkrang yang mempunyai 2 saku. Celana ini bisa digunakan untuk beragam kegiatan dirumah maupun keluar tempat tinggal. Terbuat berbahan – bahan yang nyaman serta jadikan penggunanya terlihat bersahaja.

2. Celana Sirwal Tempur : Celana sirwal tempur yaitu celana Sirwal yang memiki 4 buah saku. Celana gombrong ini desainnya sama juga dengan celana cargo tetapi mempunyai panjang sekitaran 1/2 betis. Pengguna celana sirwal tempur juga akan memperoleh banyak faedah, terkecuali juga akan terlihat lebih gagah juga bisa membawa bermacam barang perlu disetiap sakunya.

 

3. Celana Sirwal Army : Sirwal Army yaitu sirwal dengan motif loreng seperti baju TNI, Celana ini mempunyai ciri : menggunakan bahan yang kuat serta tidak tipis. Sirwal Army ini mempunyai 4 buah saku seperti sirwal tempur. Celana Army juga akan memperlihatkan sifat kuat untuk penggunanya oleh karenanya pas digunakan untuk aktivitas outdoor.

 

4. Celana Sirwal Boxer : Sirwal dengan design seperti celana karate serta diperlengkapi dengan ikat pinggang yang menaikkan bagus untuk penggunanya.

5. Celana Sirwal Kantor : Sirwal Kantor Yaitu celana sirwal untuk digunakan pergi ke kantor, dengan design seperti celana resmi biasanya tetapi lebih longgar serta cingkrang.

6. Celana Sirwal Tactical : Celana Tactical serta bahan yang nyaman dipakai, sesuai sama keperluan misalnya anda ada di luar ruang atau waktu berkendara. Celana tactical banyak kantong begitu bermanfaat buat anda yang memiliki banyak kepentingan atau waktu anda beraktivitas outdoor.

 

Penampilan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Celana Setengah Betis

Perlu diketahui bahwasanya celana di atas mata kaki adalah sunnah dan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini dikhususkan bagi laki-laki, sedangkan wanita diperintahkan untuk menutup telapak kakinya. Kita dapat melihat bahwa pakaian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu berada di atas mata kaki sebagaimana dalam keseharian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dari Al Asy’ats bin Sulaim, ia berkata :

سَمِعْتُ عَمَّتِي ، تُحَدِّثُ عَنْ عَمِّهَا قَالَ : بَيْنَا أَنَا أَمْشِي بِالمَدِيْنَةِ ، إِذَا إِنْسَانٌ خَلْفِي يَقُوْلُ : « اِرْفَعْ إِزَارَكَ ، فَإِنَّهُ أَنْقَى» فَإِذَا هُوَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ : يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنَّمَا هِيَ بُرْدَةٌ مَلْحَاءُ) قَالَ : « أَمَّا لَكَ فِيَّ أُسْوَةٌ ؟ » فَنَظَرْتُ فَإِذَا إِزَارَهُ إِلَى نِصْفِ سَاقَيْهِ

Saya pernah mendengar bibi saya menceritakan dari pamannya yang berkata, “Ketika saya sedang berjalan di kota Al Madinah, tiba-tiba seorang laki-laki di belakangku berkata, ’Angkat kainmu, karena itu akan lebih bersih.’ Ternyata orang yang berbicara itu adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku berkata,”Sesungguhnya yang kukenakan ini tak lebih hanyalah burdah yang bergaris-garis hitam dan putih”. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apakah engkau tidak menjadikan aku sebagai teladan?” Aku melihat kain sarung beliau, ternyata ujung bawahnya di pertengahan kedua betisnya.” (Lihat Mukhtashor Syama’il Muhammadiyyah, hal. 69, Al Maktabah Al Islamiyyah Aman-Yordan. Beliau katakan hadits ini shohih)

 

 

Dari Hudzaifah bin Al Yaman, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang salah satu atau kedua betisnya. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

هَذَا مَوْضِعُ الإِزَارِ فَإِنْ أَبِيْتَ فَأَسْفَلَ فَإِنْ أَبِيْتَ فَلاَ حَقَّ لِلإِْزَارِ فِي الْكَعْبَيْنِ

“Di sinilah letak ujung kain. Kalau engkau tidak suka, bisa lebih rendah lagi. Kalau tidak suka juga, boleh lebih rendah lagi, akan tetapi tidak dibenarkan kain tersebut menutupi mata kaki.” (Lihat Mukhtashor Syama’il Al Muhammadiyyah, hal.70, Syaikh Al Albani berkata bahwa hadits ini shohih)

Pengertian Penting Tentang Celana Sirwal Berikut Hadistnya

Dari dua hadits ini terlihat bahwa celana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu berada di atas mata kaki sampai pertengahan betis. Boleh bagi seseorang menurunkan celananya, namun dengan syarat tidak sampai menutupi mata kaki. Ingatlah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagai teladan terbaik bagi kita dan bukanlah professor atau doctor atau seorang master yang dijadikan teladan. Allah Ta’ala berfirman,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآَخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al Ahzab [60] : 21)

Menjulurkan Celana Hingga Di Bawah Mata Kaki

Perhatikanlah hadits-hadits yang kami bawakan berikut ini yang sengaja kami bagi menjadi dua bagian. Hal ini sebagaimana kami ikuti dari pembagian Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin rahimahullah dalam kitab beliau Syarhul Mumthi’ pada Bab Satrul ‘Awrot.

Tapi tidak lah semua yang memakai celana cingkrang adabnya bagus sama hal nya seperti sirwal tidak semua bahannya nyaman di pakai, maka cek dulu dan baca dulu dari bahan apa terbuat dan jahitanya rapi gak?
hehehe …tapi memang di situs ini menyediakan celana sirwal jadi bagi para pemirsa dimana pun engkau berada, kalau mau pesan sirwal jangan di pikir-pikir lagi silahkan di lihat-lihat.

 

Leave a Reply