Sejarah Awal Mula T-shirt Kaos Distro Oblong

T-shirt atau kaos oblong yaitu type kaos yang berikan kesan enjoy serta bebas, cirinya yaitu menutupi beberapa lengan, dada, bahu serta perut. Kaos t-shirt umumnya tidak mempunyai kancing, kerah maupun saku oleh karenanya kaos ini diberi nama kaos oblong. Awal mulanya kaos type ini mempunyai leher bundar, berlengan pendek sampai sikut, Sedang untuk bahan umumnya memakai polister, katun atau paduan keduanya. Jenis kaos oblong/t-shirt umumnya berbentuk unisex atau dapat dipakai oleh type kelamin pria serta wanita, bisa digunakan semua kelompok umur tua serta muda, bayi, anak-anak sampai remaja. Walau demikian pada perubahan nya jadi begitu beragam dari mulai bentuk leher, panjang lengan, jenis sampai type bahan.

Sejarah Awal Mula T-shirt Kaos Distro Oblong

 

 

Sejarah Awal Mula Tshirt Kaos Distro Oblong

 

Perubahan kaos atau T-shirt jadi satu benda yang menempel pada tubuh individu, umumnya mempunyai makna sendiri dalam desainnya baik dalam gambar, bentuk kaos, atau tulisan. Beragam macam kaos atau T-shirt ini seperti ti dye, punk, serta design yang lain. Tiap-tiap design itu memilki keunikan masing – masing seperti bunga untu tie dye serta sobek untuk punk. Kaos oblong atau dimaksud sebagai T-shirt yaitu type baju yang menutupi beberapa lengan, semua dada, bahu, serta perut. Kaus oblong umumnya tidak mempunyai kancing, kerah, maupun saku. Biasanya, kaus oblong berlengan pendek (melalui bahu sampai selama siku) serta berleher bundar. Bahan yang umum dipakai untuk buat kaus oblong yaitu katun atau poliester (atau paduan keduanya).
Model kaus oblong mencakup model untuk wanita serta pria, serta bisa digunakan semuanya kelompok umur, termasuk juga bayi, remaja, maupun orang dewasa. Kaus oblong pada awalnya dipakai jadi baju dalam. Saat ini kaus oblong tak akan cuma dipakai jadi baju dalam namun sebagai baju keseharian.

 

Kaos Oblong dapat digunakan untuk wanita serta pria dan bisa dipakai untuk semuanya kelompok umur, dari mulai bayi, remaja, sampai orang dewasa. Kaos Oblong awalannya dipakai jadi baju dalam manfaat menyerap keringat supaya tidak menembus ke baju luar, tetapi saat ini Kaos Oblong tak akan cuma dipakai jadi baju dalam namun juga dipakai jadi baju keseharian bahkan juga untuk menghadiri serta berkumpul dalam satu acara non resmi. Kaos Oblong berlengan pendek serta berupa bulat dibagian leher (O-neck). Saat ini Kaos Oblong telah banyak di modifikasi bahkan juga ada yang berupa V-neck dibagian leher. Material kain/bahan Kaos Oblong yang umum dipakai yaitu berbahan Katun/Cotton atau Polyester dan paduan dari keduanya.

 

Kaos jadi makin popular pada Th. 1950-an, sesudah Marlon Brando kenakan t-shirt berwarna abu-abu yang demikian cocok serta menempel di badannya. Juga sesuai sama ciri-khas tokoh Stanley Kowalsky yang diperankannya pada pentas teater yang berjudul “A Streetcar Named Desire”, karya Tenesse William di Broadway, AS. Karena pementasan teater serta film itu, banyak orang-orang yang dirundung demam kaos bersamaan banyak pula yang menyampaikan pernyataan negatif. Mereka berasumsi kalau kaos yang disebut baju dalaman, tidak layak untuk dipakai jadi baju luar serta jadi masalah. Di bagian beda kaos dipandang jadi simbol kebebasan anak muda.
Untuk anak muda, saat itu kaos oblong tidaklah hanya satu model atau trend, tetapi adalah sisi dari sehari-harinya mereka. Sering anak lelaki menggunakannya waktu lakukan aktivitas serta bermain diluar, pada akhirnya membuat kaos jadi baju kasual. Hingga kaos selanjutnya menjangkau status jadi baju luar modis yang berdiri dengan sendiri.

 

Histori Perubahan Jenis Kaos

Awal mulanya type jenis kaos ini cuma mempunyai satu jenis, berbentuk baju dalaman yang dinyatakan oleh Angkatan Laut AS pada perang pada Spanyol serta Amerika sekitaran Th. 1898-1913. Yakni type jenis kaos dengan leher bulat, berlengan pendek serta berwarna putih yang dipakai jadi dalaman seragam. Tetapi saat ini jenis kaos ada dalam beragam design, bahan kain serta bentuk seperti kaos v-neck, turtleneck, ringer, raglan, henley serta polo.
Jenis kaos umumnya mempunyai panjang hingga ke pinggang, walau demikian ada fashion hip hop yang di kenal dengan tall-T shirts, mempunyai panjang hingga ke lutut. Jenis kaos panjang juga terkadang dipakai oleh wanita jadi baju tidur. Pada trend baju wanita Th. 1990-an, ada jenis cropped T-shirt atau kaos yang dipotong pendek hingga tampak sisi perutnya.

 

Diluar itu ada trend yang kurang popular, yakni jenis kaos lengan pendek berwarna kontras dengan dalaman baju tangan panjang yang di kenal dengan arti layering. Kaos yang ketat dengan badan dikatakan sebagai fitted, tailored atau baby doll t-shirt. Saat ini kaos seringkali digunakan jadi hanya satu baju untuk badan sisi atas. Kaos juga seringkali dipakai jadi bentuk ekspresi diri serta media iklan, dengan dipajangkan contoh gabungan pada kalimat, seni serta photo.
Pada th. 1960-an, kaos ringer keluar serta jadi lambang fashion untuk musik rock ‘n roll serta beberapa pemuda pemudi. Dari sebagian dekade juga tampak timbulnya tie-dyeing serta screen-printing pada kaos standard yang membuatnya jadi media untuk mengekspresikan seni, iklan komersial, souvenir serta bentuk memprotes.

 

Bisa kita ambillah rangkuman mengenai histori kaos oblong sampai pada saat saat ini, yang dulunya kaos oblong cuma itu-itu terus-terusan pada saat saat ini sebenarnya memanglah kaos oblong ini jadi begitu beragam dari jenis, bahan, type, lengan, bentuk leher serta beda sebagainya. Bukan sekedar polos walau demikian ada yang menggabungkan warna, tulisan, gambar dan menggabungkan unsur-unsur yang lain pada kaos hingga jadikan kaos lebih enak dilihat. Serta ada pula pengembangan kaos yang dapat dipakai jadi baju resmi walau tidak menyingkirkan kesan enjoy, umpamanya kaos polo.

Leave a Reply